Minggu, 21 Agustus 2011

Tebar Zakat di Sekolah

Salah satu bagian dari kegiatan Ramadhan di SD Integral Luqman Al Hakim Surabaya adalah TEBAR ZAKAT .

Zakat merupakan bentuk kepedulian sosial kita kepada masyarakat sekitar. Walaupun masih bayi, asalkan ia Islam, juga harus dipenuhi zakatnya. 

Anak-anak di SDI LH bersama-sama belajar berzakat dengan langsung memberikannya kepada masyarakat sekitar yang telah mendapatkan kupon pengambilan di hari sebelumnya.


Tuh lihat, ada Rizki Vesna, dan Deden (3c) yang sedang sibuk siap-siap menyebarkan zakat.

Rame kan?

Nah, inilah salah satu panitianya. Seksi sibuk sekali. Ustadzah Saroh Patonah. Hehehe....

Taman Kunang-Kunang

Satu lagi.... Tempat wisata keluarga gratis di Surabaya. Tepatnya di sebelah utara Rumah Susun Penjaringan Sari. Di sana terdapat satu tempat rekreasi yang cukup menarik, yang namanya Taman Kunang-Kunang.
Dinamakan Taman Kunang-Kunang karena di tengah lokasi taman, terdapat banyak lampu yang dibentuk seperti kunang-kunang yang sedang terbang.

Di sana ada beberapa mainan anak. Ada ayunan, surutan, dll.





Hahaha.....Za nggak mau naik ayunan. Sukanya main surutan.



Ada juga lapangan basket, indoor dan outdoor. 
Pas sepi nih..Mirza bisa lari-lari.


Ada kamar mandi putra dan putri juga lho.

Empat Sehat Lima Sempurna dalam Pandangan Islam

Kemarin, sambil bersantai di Taman Bada'an, Magelang, saya dan suami bercengkrama masalah ibadah haji.
Ada sebuah lintasan pikiran di otakku.

Bunda : Kenapa orang ingin berhaji?
Ayah   : hmm.....
Bunda : Supaya lengkap ya rukunnya? Sempurna.
Ayah   : Sebelum sempurna, yang empat harus sehatlah dulu. Kalau yang empat sudah bagus, bolehlah disempurnakan yang kelima. Syahadat sebagai pengakuan secara lisan dan hati. Sholat sebagai bagian dari tanggungjawab terhadap diri sendiri. Zakat sebagai bentuk tanggung jawab sosialnya kepada sesama manusia. Puasa, sebagai bagian pengabdiannya yang tulus pada Allah. Barulah, kalau sudah semua yang empat baik, bolehlah berwisata dan berjalan-jalan menapaki jalannya para Nabi.

Wa'allahualam bi showab

Selasa, 16 Agustus 2011

Ramadhan di 3C : Persiapan Lebaran

Ramadhan di sekolah sudah tinggal beberapa hari. Sekarang, persiapan untuk Idul Fitri. Bersiap untuk berbagi. Buat parcel yuk!!!




Satu kelas, jadi 3 parcel. Ada gulanya, minyak goreng, sarden. susu, margarin, wafer, minuman, kecap, dll.
Dibungkus deh....supaya cantik.

Ini dia hasilnya. 
Cantik, bukan!


Setelah itu, buat kartu lebaran yuk..buat orang tua masing-masing.


Asyiknya......buat kartu lebaran! Bolehlah berdiskusi.




Hahaha.....ini beberapa hasilnya.
Posted by Picasa

Nasihat DPP Hidayatullah oleh Ustadz Huda kemarin:


Semakin panjang umur kita, semakin banyak pertanyaan di akhirat kelak.
Semakin panjang title kita, semakin banyak pertanyaan di akhirat kelak.
Semakin banyak rejeki kita, semakin banyak pertanyaan di akhirat kelak.
Semakin banyak pengetahuan/ilmu kita, semakin banyak pertanyaan di akhirat kelak.

Setiap pertambahan rupiah adalah pertambahan ujian bagi kita.

Harusnya, semua berbanding lurus dengan kedermawanan kita.
Harta yang berkah adalah harta yang tidak menimbulkan orang lain merasa iri.
Apabila kedermawanan tidak berbanding lurus dengan rupiah yang bertambah, dan menimbulkan orang lain merasa iri, berarti ada masalah dalam diri dan harta kita.

Minggu, 14 Agustus 2011

Kitab Taqwa : Penjual Pentol/Kondektur

Kita sering melihat penjual/pedagang keliling pentol di Surabaya khususnya. Atau kalau tidak tahu pentol, bolehlah kondektur. Pedagang keliling/kondektur itu sesekali menghitung-hitung uang yang ia peroleh. Bisa satu jam sekali, atau beberapa waktu sekali. Dihitung perlembar uang kertas atau uang receh yang ia punyai saat itu. Ia lihat uang yang ada di tangannya, dihitung, dan dimasukkan kembali ke kantongnya....Dihitung, dan dikantongi kembali. Berkali-kali. Pedagang itu ingin atau berharap uang keuntungan hari itu bisa banyak. Begitu seriusnya ia melakoni pekerjaan itu. Ia berharap pulang dengan keuntungan yang banyak dan dapat membeli atau memenuhi kebutuhan dan keinginannya.
Hidup ini tak jauh berbeda dengan ilustrasi di atas. Di dunia ini, seperti medan pekerjaan. Kita seharusnya berharap mendapatkan keuntungan yang besar di akhirat kelak. Sehingga mendapatkan keuntungan yang kita inginkan, yaitu jauh dari siksa api neraka dan masuk syurga.
Wa'allahualam bishowab